About Us

Corporate Governance

 

Dengan pengembangan bisnis yang kompleks, tim manajemen kami merasakan kebutuhan akan tata kelola perusahaan yang baik dalam mengelola kegiatan bisnis sehari-hari mereka. Tata kelola perusahaan yang baik yang diadopsi dipengaruhi oleh visi, misi, dan nilai-nilai perusahaan kami. Penerapan tata kelola perusahaan yang baik dari Express Group mencerminkan komitmen manajemen untuk terus menciptakan perusahaan yang transparan dan akuntabel di antara seluruh pemangku kepentingannya. Dengan meningkatkan praktik tata kelola perusahaan yang baik, Express Group akan dapat memaksimalkan nilai-nilai bagi semua pemangku kepentingan dan untuk menerapkan prinsip-prinsip keterbukaan, akuntabilitas, kepercayaan, tanggung jawab dan keadilan kepada semua pemegang saham, Dewan Direktur dan Komisaris, mitra bisnis, karyawan dan pemangku kepentingan lainnya.

 

With complex business development, our management team felt the needs of good corporate governance in managing their day-to day business activities. The good corporate governance being adopted was influenced by our vision, mission and corporate values. Express Group good corporate governance implementation reflects the management commitment to continually create a transparent and accountable company among its entire stakeholder. By enhancing the good corporate governance practices, Express Group will be able to maximize values to all stakeholders and to apply the openness, accountability, trustworthiness, responsibility and fairness principles to all shareholders, Board of Director and Commissioners, business partners, employees and other stakeholder.

 

 

 Susunan Komite Audit / Member of Audit Committee

 

Muhamad Alfan Baharudin

Ketua Komite Audit

 

 

Audit Committe Chairman

 

Warga negara Indonesia, berusia 62 tahun, Letjen (Purn) Muhamad Alfan Baharudin adalah seorang purnawirawan TNI Angkatan Laut yang merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut pada tahun 1981. Beliau pernah menjabat sebagai Komandan Korps Marinir TNI AL ke-18 dan pernah memimpin Detasemen Jala Mengkara (Denjaka), salah satu pasukan elit dari angkatan laut, yang personilnya adalah kombinasi dari KOPASKA dan Yontaifib. Pada tahun 2012, beliau dipercaya untuk memimpin Badan SAR Nasional (BA SARNAS) hingga tahun 2014. Beliau telah mendapatkan berbagai bintang jasa atas pengabdiannya sebagai seorang prajurit seperti Bintang Yudha Dharma Naraya, Bintang Jalasena Pratama, Bintang Jalasena Nararya, dll.

        

 

An Indonesian citizen, 62 years old, Lieutenant General (Ret.) Muhamad Alfan Baharudin was an Indonesian Navy officer, who graduated from Naval Academy in 1981. He was the 18th Commander of the Marine Corps and led Jala Mengkara Detachment (Denjaka), a Naval elite corps with the combined personnel from KOPA SKA and Yontaifib. In 2012, he was entrusted to lead the National Search and Rescue Agency (BA SARNAS), the position he held until 2014. He has received various service medals for his devotion services in the military, including Bintang Yudha Dharma Naraya, Bintang Jalasena Pratama, Bintang Jalasena Nararya, and others.

     

Ari Daryata Singgih

Anggota Komite Audit

 

 

Member of Audit Committee

 

Warga negara Indonesia, berusia 65 tahun, Ari Daryata Singgih meraih gelar LCCI Diploma in Managerial Principle, Singapura pada tahun 1987 dan US ATPL Course, Los Angeles, USA pada tahun 2001. Saat ini beliau menjabat sebagai Presiden Komisaris di PT Ekspres Transportasi Antarbenua (Premiair) sejak tahun 2017. Sebelumnya beliau adalah Direktur Utama PT Ekspres Transportasi Antarbenua (Premiair) (2006-2016). Beliau pernah menjabat sebagai Manager Operasi PT Airfast Indonesia (1998-2006), Instruktur Penerbangan di PT Nugra Santana Air Services (1994-1998), Operations Manager & Safety Manager for Fixed Wing Operations (1993-1994), Direktur Human Resources Development & General Affairs di PT Surya Persindo Media Group (1990-1992).Beliau memulai karirnya sebagai Flight Instructor untuk PT Garuda Indonesia. Kemudian, ia bergabung dengan beberapa perusahaan charter udara terkemuka dan berbagai perusahaan penerbangan swasta yang memberinya latar belakang dan pengalaman yang kaya dalam industri penerbangan.

   

An Indonesian citizen, 65 years old, Ari Daryata Singgih earned LCCI Diploma in Managerial Principle, Singapore in 1987 and US ATPL Course, Los Angeles, USA in 2001. Currently he is the President Commissioner of PT Ekspres Transportasi Antarbenua (Premiair) since 2017. Previously, he was the President Director of PT Ekspres Transportasi Antarbenua (Premiair) (2006-2016). He served as Operational Manager of PT Airfast Indonesia (1998-2006), Flight Instructor of PT Nugra Santana Air Services (1994-1998), Operations Manager & Safety Manager for Fixed Wing Operations (1993-1994), Director of Human Resources Development & General Affairs of PT Surya Persindo Media Group (1990-1992). He started his career as a Flight Instructor for PT Garuda Indonesia. Later, he joined several leading air charter companies and private airline companies that provided him with background and abundant experiences in the aviation industry.

     

Tjandra Susanto Putra

Anggota Komite Audit 

 

 

Member of Audit Committee

 

Warga negara Indonesia, berusia 54 tahun, Tjandra Susanto Putra meraih gelar S2 Finance di ST M Prasetiya Mulia, Jakarta tahun 1994. Saat ini beliau menjabat sebagai CFO di PT Ekspres Transportasi Antarbenua (Premiair) sejak tahun 2017. Sebelumnya beliau adalah GM Corporate Planning PT Rajawali Corpora (2011-2017). Beliau pernah menjabat sebagai Chief Business Development Agung Podomoro Group (2008-2010), dan CFO Global Putra International Group (2005-2008).

   

An Indonesian citizen, 54 years old. Tjandra Susanto Putra earned Master of Finance from STM Prasetya Mulia, Jakarta in 1994. Presently he serves as CFO of PT Ekspres Transportasi Antarbenua (Premiair) since 2017. Previously served as GM Corporate Planning PT Rajawali Corpora (2011-2017); Chief Business Development Agung Podomoro Group (2009-2010), and CFO Global Putra International Group (2005-2008).

 

 

 

Anggaran Dasar / Article of Association